Kamis, 09 Januari 2014

Penentuan Struktur Flavonoid


Dalam poses identifikasi  suatu senyawa khususnya senyawa flavonoid di lakukan proses penentuan struktur dari senyawa yang dihasilkan dari proses identifikasi baik dengan metode isolasi, ekstraksi, maserasi, dan sebagainya. Proses isolasi dengan menggunakan metoda atau proses standar tidak semua senyawa akandiperoleh secara utuh seperti yang terdapat dalam tumbuhan tersebut. Sebagian senyawa ada yang terlarut dan terpecah selama proses isolasi tersebut  dan hasilnya terdapat pemutusan  ikatan glikosida membentuk aglikon dan gula dengan adanya air. Beberapa metoda standar identifikasi dan elusidasi struktur yang sudah dikenal untuk menentukan senyawa kimia termasuk derivat-derivatnya antara lain: metoda spektroskopi (UV, IR, NMR, massa) dan metoda kromatografi (KLT, kromatografi gas, kolom, dan cair)

Spektrum NMR
Spektroskopis resonansi magnetik inti (NMR) merupakan tehnik yang snagat baik didalam menentukan struktur senyawa organik. Spektroskopis NMR berhubungan dengan sifat magnetik inti. Penentuan senyawa dengan menggunakan NMR akan diperoleh gambaran perbedaan sifat dari berbagai inti yang ada untuk menduga letak inti tersebut dalam molekul.
1.      Spektrum NMR pada kuersetin
 
 Spektrum NMR flavonol
 
Sinyal-sinyal NMR ester asam lemak ini yang muncul pada daerah C-H alifatik yaitu pada daerah 12305-3. Spektrum massa untuk puncak dengan waktu retensi 20,377 menit memperlihatkan adanya puncak ion (M+1) pada m/z 285. Pecahan cincin A dan B pada senyawa flavon menghasilkan A1 m/z 182 dan B1 m/z 102. Hilangnya −CH3 sehingga menghasilkan m/z 167 dari puncak m/z 182 mengindikasikan adanya pola oksigenasi −CH3 pada senyawa flavon. Selain itu, muncul puncak dasar m/z 139 yang terbentuk dengan hilangnya molekul C=O (massa 28) dari puncak m/z 167. Hal ini lebih memperkuat dugaan bahwa terdapat gugus metoksi pada C8.

3 komentar:

  1. Yang menjadi permasalahannya yaitu mengapa pada spektrum NMR terdapat garis garis puncak?

    BalasHapus
  2. menurut saya, identifikasi NMR bekerja dengan menarik pita pita gelombang gugus yang terdapat pada senyawa yang diidentifikasi. setiap pita gelombang memiliki arti tertentu. setiap pita menentukan letak strukturnya. garis puncak tersebut merupakan serapan gugus yang diserap berdasarkan bilangan gelombang yang tinggi. puncak tersebut merupakan gugus hidrogen.

    BalasHapus
  3. baiklah saya coba menjawab, spektroskopi NMR memberikan gambaran mengenai atom-atom hidrogen dalam sebuah molekul. Spektroskopi NMR merupakan suatu metode Spektroskopi yang didasarkan pada penyerapan gelombang radio oleh inti-inti dalam molekul organik bila berada dalam medan magnet yang kuat. Puncak-puncak pada spektrum ini menjelaskan dimana keberadaan posisi atom-atom hidrogen dalam suatu senyawa, puncak-puncak tersebut menjelaskan keberadaan atom lewat kekhasan sinyalnya yang dapat dilihat dari grafik/spektrum NMR tersebut.

    BalasHapus