Penentuan Struktur Terpenoid
Terpenoid
merupakan bentuk senyawa dengan keragaman struktur yang besar dalam produk
alami yang diturunkan dari unit isoprena
(C5) yang bergandengan dalam model kepala ke ekor (head-to-tail), sedangkan
unit isoprena diturunkan dari metabolisme asam asetat oleh jalur asam mevalonat (mevalonic acid :
MVA). Senyawa
ini memiliki gugus
hidroksi pada atom C21 dengan titik lelehnya 265-266°C, dan
dari berat molekul 440, rumus molekul yang diduga adalah C30H48O2.
Berdasarkan klasifikasi terpenoid, sebagian besar terpenoid
mengandung atom karbon yang jumlahnya merupakan kelipatan lima. Penyelidikan
kimia selanjutnya menunjukkan bahwa sebagian besar terpenoid mempunyai kerangka
karbon yang dibangun oleh dua atau lebih unit C-5 ini dinamakan karena kerangka
karbonnya sama seperti isopren.
Penyelidikan yang lebih seksama lagi mengenai struktur
molekul terpenoid telah mengungkapkan bagaimana unit-unit isoprene tersebut
saling berkaitan secara teratur, dimana “kepala” dari unit yang satu berkaitan
dengan “ekor” dari unit lain. Cara penggabungan “kepala ke ekor” dari unit-unit
isoprene dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Pada
gambar diatas dapat dijelaskan bahwa kaidah ini merupakan cirri khas dari
sebagian besar terpenoid sehingga dapat digunakan sebagai hipotesa dalam
menentukan struktur terpenoid. Tetapi pada beberapa monoterpen tidak mengikuti
kaidah isoprene.
Sebagian
besar terpenoid mempunyai kerangka karbon yang dibangun oleh dua atau lebih
unit C-5 yang disebut isopren. Klasifikasi terpenoid ditentukan dari unit
isopren atau unit C-5 penyusun senyawa tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar